- Back to Home »
- Pengalaman pribadi
Posted by : Unknown
Minggu, 06 Desember 2015
TAK
SELAMANYA PERSAHABATAN ITU INDAH
Aku dan dia adalah sahabat
sejati yang tak pernah bisa di pisahkan,setiap detik ,menit kita berdua selalu
bersama.menghabiskan waktu luang kita berdua sepanjang hari.dia adalah bagian
dari hidupku yang sudah aku anggap seperti keluargaku sendiri bahkan kakak.kita
berdua selalu berkeluh kesah,berbagi cerita satu sama lain.dia yang selalu
pertama kali menghiburku di saat aku sedih,dia adalah pelipur lara ku. Saat
libur sekolah tiba aku dan dia selalu merencanakan sesuatu yang unik untuk
mengisi liburan kami.salah satunya adalah berkelana ke suatu tempat yang asyik
dan indah,bahkan pernah kita mencari bahan makanan di kebun,walaupun sebenarnya
kita tidak pernah bermain di kebun,lalu dengan bahan makanan yang telah kita
dapat ,kita memasaknya walaupun di antara kita tidak ada yang bisa
masak,anehnya kita tetap memasaknya,yahh walaupun hasilnya tidak seperti yang
kita harapkan,tekadang rasanya asin,manis,atau bahkan hambar sekalipun,tapi
apapun hasilnya tetap kita makan karena kita menghargai usaha kita sendiri
untuk memasak makanan itu.kalau keingat masa itu sering ketawa tawa
sendiri.apalagi kalau dia sedang curhat tentang masalahnya dengan pacarnya,aku
sering geli sendiri,bagaimana tidak,aku aja belum pernah pacaran,tetapi dia
selalu cerhat tentang pacarnya padaku.awalnya aku bingung untuk menanggapinya
bagaimana,bagaimana tidak bingung,pengalaman aja tidak punya,hehehe. Tetapi
lama kelamaan aku mulai terbiasa dengan cerita tentang pacarnya sahabatku
itu,sedikit demi sedikit aku sudah bisa memberi masukan padanya,yahh walaupun
nasihatnya terkesan sok tau,tapi paling tidak aku sudah mencobanya untuk
menanggapi curhatannya dia.yahh bisa di bilang aku jadi pendewasaan dini gitu
deh..hehehe.paling tidak dengan terbiasanya aku mendengarkan cerita tentang
cowok,aku jadi lebih berpengalaman dan bisa lebih berhati hati lagi dalam
bergaul dengan lawan jenis.
Tapi semua itu kini telah
sirna,belakangan ini dia telah berubah,tidak seperti sahabatku yang dulu pernah
aku kenal.aku sangat sedih dengan sikapnya yang sekarang.dia seperti bukan
dia,aku tidak tahu kenapa dia bersikap seperti itu padaku,tanpa aku tahu sebab
dan alasan dia kenapa.aku selalu mencoba untuk bersabar,berharap kalau sifatnya
dia akan berubah separti dulu lagi.memang usia kita tidak sama, dia lebih tua
1tahun di banding aku,tapi bagiku jarak usia tidaklah menjadi penghalang bagi
kita. Ya memang pemikiran kita sudah beda.dia lebih dewasa dari pada aku,aku
mungkin bisa wajar kalau memang ada perbedaan pendapat di antara kita,tapi kali
ini ,tidak ada angin tidak ada hujan dia betigu cepatnya berubah sikap
kepadaku,andaikan dia tau begitu terpuruknya hatiku ketika dia bersikap
begitu.dia adalah sahabat terbaikku,aku tidak sanggup kalau harus kehilangan
salah satu orang yang aku sayang.apakah dia tahu isi hatiku ini?Aku rindu dia
yang dulu.senyumnya,omelannya,kebersamaannya,apapun itu..aku selalu berusaha
untuk mencoba berkomunikasi dengannya,tapi semua itu terbuang percuma dia tidak
menanggapinya,bertemu saja dia tidak bertegur sapa dengan ku,bahkan dia malah
buang muka padaku..setiap malam aku berfikir apa salahku?Seberapa besar salahku
itu?Hingga dia acuhkan aku begini.setidaknya kalau memang aku bersalah dia
ngomong padaku,kita bisa menyelesaikannya dengan cara yang baik – baik ,tidak
malah seperti ini,mungkin aku akan lebih bisa terima kalau dia mau bicara jujur
apa masalahnya,dan kalau memang benar - benar aku melakukan kesalahan aku
sangat mengharap maaf yang sebesar besarnya padamu …karena aku tidak ingin
persahabatan kita hancur gara – gara masalah yang tidak jelas akar permasalahannya.Jujur aku sangat
kecewa atas perlakuanmu sahabatku itu.walaupun dia bersikap sepertu
itu padaku ,sampai detik ini aku masih tetap menganggapmu sebagai sahabat
terbaik yang pernah aku miliki.Aku berharap aku hanya aku saja yang mengalami
pengalaman yang menyedihkan ini,karena aku tahu betapa sakitnya kehilangan
sahabat yang kita saying.I MISS YOU MY BEST FRIEND…
